PATROLISERGAPNEWS.COM | BIREUEN – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., menghadiri Apel Kebangsaan Tahun 2026 yang Diselenggarakan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Bireuen, Jumat (4/9/2026).
Apel Kebangsaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kecintaan terhadap tanah air, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.
Kegiatan itu dihadiri oleh unsur TNI, Forkopimda dan Forkopimda Plus, para kepala SKPK, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bireuen.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat kebersamaan, serta menciptakan situasi daerah yang aman, damai, dan kondusif.
Kapolres: Semangat Kebangsaan Harus Diwujudkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat kebangsaan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, kecintaan terhadap tanah air dan semangat nasionalisme harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta mengedepankan kepentingan bersama.
“Semangat kebangsaan harus terus kita tumbuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita perkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama membangun Kabupaten Bireuen dengan semangat kebersamaan,” ujar AKBP Yulhendri.»
Kapolres menegaskan bahwa keberagaman yang ada di tengah masyarakat merupakan kekayaan sekaligus kekuatan yang harus dijaga bersama.
Perbedaan suku, agama, budaya, maupun latar belakang sosial tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi perekat persaudaraan dan memperkokoh persatuan masyarakat.
«“Jangan biarkan perbedaan menjadi sumber perpecahan. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan membangun persatuan,” tegasnya.»
Kapolres Ingatkan Masyarakat agar Bijak Menyikapi Informasi
AKBP Yulhendri juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial.
Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai atau menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Informasi yang tidak benar atau bersifat provokatif dapat menimbulkan keresahan serta berpotensi mengganggu persatuan dan keamanan di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, setiap informasi yang diterima perlu disaring dan diverifikasi terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada pihak lain.
Prinsip “saring sebelum sharing” penting diterapkan untuk membangun ruang informasi yang sehat sekaligus mencegah kesalahpahaman dan konflik akibat penyebaran informasi yang tidak benar.
Kapolres mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial secara cerdas, bertanggung jawab, serta tetap mengedepankan etika dalam berkomunikasi.
Sinergi TNI-Polri, Pemerintah, dan Masyarakat Menjadi Kekuatan dalam Menjaga Kamtibmas
Lebih lanjut, Kapolres Bireuen menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat.
Menurutnya, menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan merupakan tugas bersama.
Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga lingkungan masing-masing, membangun komunikasi yang baik, serta mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.
«“Mari kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif. Perkuat komunikasi, saling menghormati, dan kedepankan semangat gotong royong. Dengan persatuan yang kuat, berbagai tantangan dapat kita hadapi bersama,” ungkap AKBP Yulhendri.»
Ia berharap Apel Kebangsaan Tahun 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat kebangsaan, kata dia, harus tercermin dalam cara masyarakat berinteraksi, menyelesaikan persoalan, serta menjaga keharmonisan lingkungan.
Dengan semakin kuatnya rasa cinta tanah air, nasionalisme, dan persatuan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi dalam menciptakan Kabupaten Bireuen yang aman, damai, tertib, dan kondusif.
Pada akhirnya, persatuan bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan bersama dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung pembangunan Kabupaten Bireuen.
Editor: Fahkrurrazi Ar.
patrolisergapnews com







