PATROLISERGAPNEWS.COM – KLATEN – Ratusan warga Dukuh Tegal Kragilan, Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang dipusatkan di wilayah RT 14/RW 07 tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan penuh nuansa kekeluargaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi warga untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat silaturahmi dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Berdasarkan pantauan tim media Patrolisergapnews.com di lokasi, antusiasme warga terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir dan mengikuti acara dengan tertib. Suasana di lokasi berlangsung semarak, tetapi tetap kondusif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Brangkal, jajaran pengurus RT dan RW, tokoh masyarakat, serta unsur keamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Kehadiran unsur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan warga sekaligus upaya bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Panitia juga berkoordinasi dengan unsur keamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan kenyamanan masyarakat yang hadir maupun warga di sekitar lokasi.
Ustaz Kang Must Suwarno Tekankan Pentingnya Meneladani Rasulullah SAW
Rangkaian pengajian diisi tausiah yang disampaikan Ustaz Kang Must Suwarno, mubalig asal Karanganyar.
Dalam tausiah tersebut, Ustaz Kang Must Suwarno mengajak jamaah menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan, tetapi perlu diwujudkan melalui perilaku dan akhlak yang baik.
Ia menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk melakukan introspeksi serta meningkatkan keimanan dan kualitas akhlak dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.
Keteladanan Rasulullah SAW, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, membantu sesama, menjaga ucapan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar.
Pesan keagamaan tersebut disimak dengan khidmat oleh jamaah. Suasana semakin religius ketika lantunan selawat Nabi menggema di tengah berlangsungnya pengajian.
Hadroh Al-Hidayah Semarakkan Peringatan Maulid
Selain tausiah, kegiatan juga dimeriahkan penampilan Grup Hadroh Al-Hidayah yang membawakan lantunan selawat Nabi.
Penampilan tersebut menambah kekhusyukan sekaligus menghadirkan suasana religius dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Jamaah tampak mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian hingga acara selesai.
Bagi warga Dukuh Tegal Kragilan, pengajian akbar juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antarwarga. Pertemuan dalam suasana keagamaan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong warga dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Kerukunan
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, sikap saling menghormati, serta kebersamaan diharapkan semakin tumbuh sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang rukun, aman, damai, dan tenteram.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dukuh Tegal Kragilan pun tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan warga.
Dengan semangat meneladani Rasulullah SAW, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh kebersamaan.
Pewarta: Chatra
Editor: Robet







