PATROLISERGAPNEWS.COM – Pidie – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie bersama personel Polsek Tangse melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Kamis (27/08/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi masyarakat sekaligus memberikan imbauan agar warga tidak melakukan pembakaran lahan, khususnya saat membuka maupun membersihkan lahan untuk keperluan pertanian dan perkebunan.
DIBACA JUGA:👇
Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, ESDM dan Pertamina Diminta Tindak Tegas SPBU 13241405 Pidie
Kaperwil Aceh mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tangse. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah Karhutla.
“kaperwil aceh Riski mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, asapnya juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat lainnya. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dari Karhutla,” ujar Riski
Hal senada disampaikan Bripka Fadhal. Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
DIBACA JUGA 👇
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan menunggu api membesar, apabila melihat adanya pembakaran atau titik api segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani dengan cepat,” imbaunya.
Kegiatan patroli tersebut turut didampingi perangkat Desa Blang Pandak, Abdullah, yang menyambut baik langkah preventif yang dilakukan aparat TNI dan Polri.
Abdullah mengatakan, pihaknya mendukung penuh upaya pencegahan Karhutla dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat secara berkelanjutan. Informasi dan imbauan terkait larangan pembakaran lahan juga akan disampaikan kepada warga melalui pengeras suara di meunasah, sehingga dapat didengar dan dipahami oleh seluruh masyarakat desa.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Imbauan kepada masyarakat akan terus kami sampaikan, termasuk melalui pengeras suara di meunasah, agar seluruh warga mengetahui pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan pembakaran sembarangan,” kata Abdullah.
Melalui patroli dan sosialisasi secara langsung tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini. Sinergi antara TNI, Polri, perangkat desa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Tangse.
RISKI: patrolisergapnews.com
Editor: Robet






