Parade Surya Senja 2026, TNI AL Ajak Masyarakat Saksikan Tradisi dan Atraksi Taruna AAL
Parade Surya Senja merupakan tradisi khas TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan menjelang berakhirnya masa pendidikan Taruna AAL Tingkat III Angkatan ke-72.
Parade Surya Senja merupakan tradisi khas TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan menjelang berakhirnya masa pendidikan Taruna AAL Tingkat III Angkatan ke-72.
Program tersebut bertujuan memperkuat sarana operasional koperasi agar distribusi barang, pelayanan kepada anggota, serta aktivitas usaha di tingkat desa dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menjelang pelantikan Capaja AAL sebagai Perwira Remaja TNI Angkatan Laut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian Gedung CENTRALIZED yang akan menjadi pusat komando dan administrasi modern guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas satuan.
Pertemuan tersebut menegaskan komitmen bersama membangun komunikasi yang konstruktif,
Pembangunan ini merupakan bagian dari program Bakti TNI AD Untuk Rakyat dalam rangka membantu mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan.
Bagi masyarakat setempat, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung. Kehadirannya menjadi harapan baru yang akan memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses yang lebih baik antar wilayah.
Kegiatan layanan kesehatan tersebut dipimpin langsung oleh Bintara Kesehatan (Bakes) Sertu Surianto dibantu 2 (dua) personil lainnya dan turut berpartisipasi diantaranya personil kesehatan Puskesmas Ywan serta Kader Posyandu Pir IV Kampung Wonorejo.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, para Danrem jajaran Kodam V/Brawijaya, para Dandim, kepala daerah se-Madura, perwakilan kementerian dan lembaga, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, santri, serta perwakilan kepala desa dari seluruh Pulau Madura.
Senjata api tersebut diserahkan secara sukarela oleh Warga berinisial AM, 47 tahun, seorang petani asal Desa Sungai Bening.
Di belakang sana hamparan sawahnya cukup luas, lebih dari 50 hektare. Jadi kalau panen, kalau ngangkut pupuk, ngangkut bibit, petani tidak kesulitan lagi
Mayor Caj Cisan Basan Deny menegaskan pentingnya dedikasi dan keseimbangan antara tugas serta kehidupan keluarga bagi setiap prajurit.
kekuatan pertahanan terus diwujudkan melalui percepatan pembangunan Yonif TP 864/NN.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap terciptanya lingkungan belajar yang aman
Upacara berlangsung khidmat dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, bertindak selaku Inspektur Upacara
Jembatan sepanjang 10 meter itu dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan,
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program peningkatan kualitas hunian bagi warga yang membutuhkan.
Kali ini, Satgas Yonif 123/Rajawali melaksanakan pembuatan sumur bor di SMP Neg.1 Nambai guna membantu para Guru beserta seluruh Siswa siswi lebih mudah mendapatkan akses air bersih yang layak.
Kegiatan anjangsana ini melibatkan 10 personel TNI yang dipimpin langsung oleh Sertu Suhardiman.
Antusiasme itu tampak nyata selama pelaksanaan Pra TMMD yang sudah mulai dilaksanakan.

